Izinkan aku pergi
Aku selalu bodoh jika teringat tentang kamu , iyaa tentang kamu yang sudah 4 tahun ini belum juga beranjak dari pikiranku terutama hatiku. Maafkan aku jika namamu masih tertahan disini.
tadi malam, ketika aku sudah terlalu lelah dengan aktivitas hari itu aku ingin tidur dengan nyenyak namun ada sesuatu yang memintaku untuk mengingat lagi tentangmu oh... aku tau itu otakku.
Sial kenapa otakku bekerja yang seharusnya dilupakan malah semakin teringat sedangkan yang harus diingat malah dilupakan ini tidak menyenangkan karena sama saja aku harus membuka lagi luka yang belum kering.
Tapi masih ada satu lagi yang mengganjal, mataku .
Mataku meronta untuk mengeluarkan air mata, air itu tidak seharusnya keluar tapi apa daya otakku sudah berhasil men-scan semua tentang kamu dan akhirnya air mata lah yang mengambarkan
sebenarnya apa salah ku ketika aku harus sering melakukan sesuatu yang menyakitkan ini
salahku apa sehingga dengan begitu mudahnya , kamu membuatku rindu teramat sangat dalam.
Apakah disaat aku rindu kamu , kamu memintaku untuk merindukanmu ?
apakah disaat aku memimpikanmu , kamu disana sedang memikirkanku ?
HAAH ? TOLONG JAWAB !
Sungguh aku tak sanggup jika harus bertanya kepadamu
pada akhirnya semua pertanyaan itu lagi lagi menghantuiku sendiri
Tolong biarkan aku pergi , pergi menemukan kebahagianku sendiri seperti kamu yang sudah menemukan kebahagianmu
Atau mungkin aku yang salah , aku yang terlalu berharap aku yang terus berdiam setia selama 4 tahun menunggumu untuk kembali menemuiku.
Mustahil kamu tidak akan lagi kembali kearahku , menengok sajapun tidak.
Aku sadar ternyata aku salah
lagi lagi aku merindukanmu
Bolehkah aku menuliskan catatanku tentang kamu yang aku buat dan aku kirim untuk sahabatku semalam , karena aku tak sampai hati untuk menyampaikan kepadamu. Aku mengaku salah karena aku sudah melakukan banyak hal konyol yang membuatmu geram kepadaku
karena aku merindukanmu
karena aku menyayangimu
karena aku peduli padamu
karena aku peduli padamu
karena aku ingin melindungimu
cobalah kamu berdiam disini sebentar
agar ak bisa merasakan apa saja yang terjadi dulu dengan aku dan kamu (kita)
dan ingatlah apa saja hal gila yang aku lakukan untuk melindungimu
Maaf aku terlalu egois
aku jahat
seharusnya ketika kamu bersama yang lain
aku bahagia
karena kamu selalu mendapatkan orang yang terus menyayangimu
orang yang lebih melindungimu
sedangkan aku ?
aku disini juga bingung
apa yang aku lakukan selama ini
kenapa kepalaku mengikutimu
ketika kamu pergi
kenapa kakiku seakan lumpuh
kenapa hatiku juga terasa masih tertinggal
disana
apa aku marah kepadamu ?
ketika kamu tertangkap basah melukaiku
dengan cara kamu bersama dia
apa aku pernah marah selama kita bersama dan setelah kita berpisah ?
aku tidak pernah marah kepadamu
karena aku tahu
saat aku memarahimu
berarti aku juga harus siap untuk kehilanganmu selama hidupku
sekarang saja,
kamu sudah berubah
aku takut,
takut sekali untuk kehilanganmu
itu saja
aku harap entah 1 tahun lagi 5 tahun lagi atau 10 tahun lagi kamu akan menemukan catatanku tentangmu ini dan satu harapanku semoga pada "saat itu aku sudah bahagia bersama yang lain"
tolong kamu bantu aku men-Amin i itu
aku tidak pernah meminta apa - apa dari kamu
tapi kamu hanya ingin kamu tahu saja
AKU PERNAH ADA UNTUK KAMU SELAMA INI
semoga setelah ini aku bisa kembali menggunakan kakiku , menggunakan kepalaku dan juga hatiku untuk melangkah walaupun sendirian tidak bersamamu.
Tertanda,
Seseorang yang kamu tinggalkan demi dia

.jpg)
Komentar